Minggu, 14 Februari 2010

PM Singapura Desak Warganya Untuk Perbanyak Anak !


Jika Indonesia kerepotan dengan keluarga yang cenderung banyak anak, sehingga pemerintah membatasinya dengan mempergencar program KB, tidak demikian dengan negeri jiran, Singapura.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, mendesak warganya agar punya anak lebih banyak tahun ini dan jangan menghiraukan tahyul yang berkaitan dengan zodiac China.

Dalam pesan Tahun Baru Imleknya, yang dikutip Radio Australia, Lee Hsien Loong mengatakan, angka kelahiran Singapura telah merosot ke titik terendah, yaitu hampir separuh dari angka yang dianggap perlu untuk mempertahankan populasi secara alami.

Dikatakan, Singapura kekurangan paling tidak 10-ribu bayi tahun lalu. Ia juga kuatir tentang pasangan-pasangan etnik China yang mungkin memilih untuk tidak punya anak di Tahun Macan karena ada kepercayaan bahwa anak-anak yang lahir di tahun macan akan memiliki sifat-sifat binatang tersebut.

Sampai Juni 2009, populasi Singapura adalah 4,99 juta, termasuk lebih dari satu-juta pekerja asing dan keluarga mereka. Bandingkan dengan warga DKI Jakarta, yang sudah mencapai 8,7 juta. Baru ibukotanya saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar