Sabtu, 12 April 2008

Gara-gara Obat Kuat

Kalangan masyarakat Tapanuli Selatan dan Padang Sidimpuan dihebohkan beredarnya film dan foto-foto syur seorang pejabat di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan seorang wanita berprofesi sebagai sales kosmetik dan obat kuat seminggu belakangan ini. Peredaran itu memang baru sebatas para wartawan dan beberapa warga saja. Mereka memperolehnya dari salah satu warung internet di P.Sidimpuan. Pasalnya, saat itu sang sales menscan foto-foto itu di warnet dan lupa menghapusnya.

Menurut informasi, sang sales sengaja membagi-bagikan film dan foto syur itu kepada wartawan media elektronik dan cetak. Tujuannya untuk diekspos dan hal ini ditengarai akibat rasa kecewa kepada pejabat. Filmnya yang disimpan beberapa warga dalam telefon selular, memperlihatkan bagaimana kedua insan berbeda jenis dan bukan pasangan suami istri itu melakukan hubungan intim layakya di film-film hot. Wajah dan seluruh tubuh mereka terlihat jelas. Dari suaranya, terlihat kedua pasangan ini betul-betul menikmati.

Sementara pada foto sebanyak 8 adegan itu juga terlihat bagaimana mesranya mereka berdua. Pada tiga foto terlihat sang sales dan pejabat berpelukan sambil duduk dan masih mengenakan baju dengan latar pepohonan. Kemudian foto lainnya memuat keduanya tanpa pakaian. Menurut penilaian beberapa kalangan, dari hasil foto itu tampaknya orang yang memoto sudah berpengalaman. Kebanyakan di antaranya menunjukkan foto close up. Dari foto tampaknya mereka melakukan hubungan itu di dua tempat berbeda.

Sementara informasi dihimpun menyebutkan, sang pejabat merupakan pria beristri dan sudah punya anak. Namun istrinya, katanya, seorang dokter bertugas di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sehingga mereka jarang berjumpa. Sedangkan sang sales meski tampak masih muda dan berusia sekira 39 tahun, sudah menjanda dan bahkan telah punya cucu.

Hubungan keduanya sudah berlangsung selama enam bulan atau sejak Januari 2007. Perkenalan mereka berawal dari sang sales yang mendatangi pejabat untuk menawarkan obat kuat yang dijualnya. Selanjutnya terjadi hubungan komunikasi hingga hubungan badan. Hubungannya itu juga telah dilaporkan langsung oleh sang sales kepada Bupati Tapanuli Selatan.

Sang sales mengaku sangat kesal melihat tingkah kekasihnya tersebut yang secara sepihak dengan tega meninggalkannya "Habis Manis Sepah Dibuang". Batin sang sales diduga belum puas dengan hanya menyebar foto dan rekaman hubungan asmara video HP kepada wartawan. Dia mengadukan sekaligus memberikan kuasa hukum kepada kantor pengacara guna menuntaskan permasalahan asmaranya.

Dalam konfrensi persnya, kuasa hukum sang sales menjelaskan pihaknya akan mendampingi hingga permasalahan dihadapi kliennya cepat tuntas. Langkah pertama yang ditempuh berupa mengadukan sang pejabat kepada Bupati Tapsel sebagai atasan dengan nomor : 175/LO/RRA/XI/2007 Perihal Mohon Kepastian Hukum tertangal 28 November 2007.

Menyesalkan

Sedangkan sang pejabat secara terpisah mengatakan, sangat menyesalkan tindakan sang sales yang menyebar foto asmara mereka kepada berbagai pihak. Sehingga hal itu menjadi pergunjingan kalangan masyarakat. Padahal, katanya, dia telah memberikan uang sebanyak Rp 6 juta.

"Saya akan tempuh jalur hukum karena nama baik saya dicemarkan ke publik dengan cara penyebaran foto asmara dan video HP berisikan hubungan asmara," sebut sang pejabat di kantornya sembari menunjukkan SMS kiriman sang sales yang berisikan kata-kata seronok, meski kasus ini telah tersebar ke publik. (a20)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar